Warga Gunungcupu Singdakasih Meninggal Tersambar Petir di Kebun

ilustrasi tersambar petir
ilustarasi/sindonews

CIAMIS, JURNALPriangan.com: Hujan yang mengguyur disertai petir di daerah Ciamis dan sekitarnya pada Senin (10/1/2021) mengakibatkan seorang pria tewas tersambar pertir di kebun. Korban bernama Edi Supriadi warga Dusun Sirnagalih, Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih itu tubuhnya gosing dan ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri Ida Maryati.

Betapa kagetnya Ida Maryati yang hendak mengantarkan makanan kepada ayahnya, ternyata dia mendapati ayahnya sudah gosong.

Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, korban bersama seorang temannya pergi ke kebun dari Sabtu (8/1/2021). Biasanya Edi suka tidur di gubuknya. Namun saat itu keluarga korban curiga, kenapa keesokan harinya belum kunjung pulang, maka Ida Maryati menysul ke kebun yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah.

Bacaan Lainnya

Namun betapa kagetnya saat di gubuk dia menjumpai ayahnya melihat posisi ayahnya sudah tak sadarkan diri dan terlihat gosong. Ida panik langsung berteriak bergegas memberitahu warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.Beberapa saat kemudian warga datang ke lokasi kejadian.

Warga bersama anggota Bhabinkantibmas dan Babinsa memeriksa Edi yang kondisinya meninggal dunia.

Baca juga:   Bonceng Pacar Warga Parhon Tewas, Ceweknya Kritis di RSU Tasikmalaya

“Jasad Kakek Edi mengalami luka pada bagian pelipis, hidung, telinga yang mengeluarkan darah dan di bagian belakang telinga terlihat ada luka bakar,” kata Babinsa Koramil Sindangkasih, Kodim 0613 Ciamis, Sertu Endang.

Endang menyampaikan, dari hasil pemeriksaan meninggalnya Edi ini diduga karena tersambar petir. Pasalnya, pada hari kemarin daerah Sindangkasih hujan deras dan petir.

“Ya ini korban tersambar petir kalau melihat hasil dari pemeriksaan tim kesehatan. Karena tidak ada luka penganiayaan pada tubuh korban, mungkin saat kejadian korban sedang memotong rumput di kebun,” katanya.

Pos terkait