Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Terbaru Februari 2022

syarat naik kerata api jarak jauh terbaru
Para penumpang Ka harus memenuhi syarat naik kerata api jarak jauh terbaru/suara.com

JURNALPRIANGAN.COM– Syarat naik kereta api jarak jauh ini berguna bagi calon penumpang yang ingin menggunakan jasa kereta api di tengan pandemi Covid-19.
Meski demikian PT Kereta Api Indonesia tetap melayani penumpang.

Boleh menumpang kereta api tapi harus memenuhi syarat naik kereta api di era new normal ini.

Sebenarnya tak banyak perubahan. Persayaratan naik kereta api masih mengacu pada syarat naik kereta api jarak jauh tahun 2021. Jadi yang pernah naik kereta ai jangan khawatir ya.

Bacaan Lainnya

Dalam Surat Edaran Kemenhub Nomor 97 Tahun 2021, PT KAI mengeluarkan kebijakan bahwa para penumpang KA harus tetap mematuhi protokol kesehatan ketika bepergian menggunakan kereta api.

“Meski pandemi meningkat kami tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik. Kereta tetap beroperasi. Sebelum membeli tiket lengkapi dulu syarat naik kerepa api jarah jauh,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dikutip dari twitter resmi PT KAI.

Inilah syarat naik kereta api berdasarkan SE Kemenhub No 97 tahun 2021:

1. KA Jarak Jauh:

a. Pelanggan di atas 12 tahun, wajib vaksin minimal dosis pertama.

Jangan khawatir bagi yang belum divaksin karena alasan medis bisa melampirkan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit setempat sebagai sebagai pengganti surat keterangan vaksin.

Selanjutnya dua jam sebelum keberangkatan harus menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1×24 jam.

Kabar menggembirakan bahwa untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun tarifnya turun dari Rp 45.000 jadi Rp35.000. Tarif baru ini berlaku mulai 1 Januari 2022 yang tersebar di 83 stasiun.

b. Sementara itu kepada pelanggan di bawah 12 tahun, menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1×24 jam dan didampingi orang tua.

 

2. Syarat Naik Kereta Api  Lokal

a. Pelanggan di atas 12 tahun, wajib vaksin minimal dosis pertama.

Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.

b. Pelanggan di bawah 12 tahun, didampingi orang tua.

Jika penumpang kereta jarak jauh tidak dapat menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen atau PCR, maka dapat mengajukan pembatalan tiket.

Bagi yang ingin melakukan Pembatalan tiket akan dikenakan biaya administrasi 25 persen dan pengajuan Pembatalan dapat dilakukan di stasiun dan aplikasi KAI Access.

Untuk pembatalan di KAI Access dilakukan maksimal 3 jam sebelum keberangkatan kereta.

12 Februari 2022

“KAI menginginkan para penumpang yang naik kereta api adalah pelanggan yang kondisinya sehat dan melengkapi persyaratan.Untuk keselamatan penumpang pelanggan yang tak melampirkan surat antigen akan ditolak, ya tidak boleh naik kereta api ,” terang Joni.

Oleh karena itu KAI membatasi kapasitas tempat duduk kereta api yang dijual.
Sesuai ketentuan pemerintah kai memberlakukan pembatasan penumpang yaitu 80% untuk KA Jarak Jauh dan 70% untuk KA Lokal.

 

Pos terkait