PSGC vs Mataram Utama Sama Kuat 1-1, Lini Depan Laskar Singacala Masih Lemah

JURNALPRIANGAN.COMLaga PSGC Ciamis vs Mataram Utama FC pada babak 16 Besar liga 3 Nasional berlangsung seru.

Sejak menit babak pertama ditiup dua tim saling serang dari kaki ke kaki. Skema serangan dari sayap kanan maupun kiri terus digulirkan kedua tim. Main di Stadion Deltras Sidoarjo Jawa Timur ini, PSGC tampak kesulitan.

Ganjar Kurniawan dan Kawan-kawan tak bisa lagi melakukan serangan langsung ke area finalty karena dihadang pemain belakang Mataram Urama.

Bacaan Lainnya

Sementara itu pemain Mataram Utaman Muhammad Ridhwan dan kawan-kawan bisa menerobos pertahanan lawan lawan pada menit-menit awal babak pertama, namun masih bisa diredam oleh barisan belakang PSGC. Ismail Sholeh mengirim ke Hasan Alfarizi, namun Deny Pangestu, kiper Mataram lebih dulu memetik bola pada menit ke-3.

Pada menit menit ke-5 Mataram FC mendapat peluang emas, tapi sayang sepakan kaki kirinya masih melenceng ke sisi gawang PSGC.

Kali ini PSGC melalui kaki Ismail Sholeh mengirim umpan silang ke Ganjar, namun Ganjar kalah cepat kiper Mataram mampu menerkam bola pada menit ke-9.

PSGC tampak semangat, para pemain mencoba terus menekan pertahanan Mataram, barisan namun sayang barisan belakang Mataram masih bisa meredam Ganjar dan Kawan-Kawan.

Serangan balik dari Mataram FC, Muhammad Ridhwan Kembali melepaskan tendangan keras pada menit ke-20, tapi lagi-lagi masih bisa dijinakkan oleh kiper PSGC.

Permainan semakin panas, akhirnya wasit mengeluarkan kartu kuning untuk pemain PSGC yang melakukan pelanggaran pada menit ke-29. Skor masih imbang 0-0 hingga menit ke-30. Sebuah tendangan Muhammad Ridhwan nyaris menyarangkan bola ke gawang PSGC pada menit ke-31. Tendangan masih melenceng di sisi gawang

Martua Sandeni Sidabutar sempat mendapat peluang emas pada menit ke-36, tendangannya masih melambung di atas mistar gawang PSGC. Wasit kembali memberi kartu kuning kepada pemain PSGC yang melanggar pemain Mataram.

Tambahan waktu 1 menit pada babak pertama belum bisa dimanfaatkan untuk mencetak gol oleh penyerang kedua kesebelasan. Hingga babak pertama usai skor masih imbang, 0-0.

 

Mataram coba menekan PSGC ketika babak kedua dimulai. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan masih bisa diantisipasi dengan baik oleh barisan belakang PSGC. Martua Sandeni Sidabutar akhirnya mampu membobol gawang PSGC ketika mendapat bola muntahan pada menit ke-50. Skor berubah, 1-0 untuk Mataram.

Ismail Sholeh dan kawan-kawan coba merangsek pertahanan Mataram. Aksinya dihadang barisan belakang Mataram yang berbuah tendangan bebas. Tendangan keras Ismail dihalau penjaga gawang Mataram, Deny Pangestu yang berujung sepak pojok.

Tendangan Ganjar Kurniawan pada menit ke-59 sempat membahayakan gawang Mataram, Deny Pangestu kembali bisa menyelamatkan gawangnya. Skor belum berubah hingga menit ke-60, 1-0 untuk Mataram.

Upaya Ikbal dengan melepaskan tendangan jarak jauh juga masih bisa diredam oleh penjaga gawang Mataram. Bertubi-tubi Ganjar, Ismail Sholeh, dan Ikbal menyerang pertahanan Mataram, namun lagi-lagi masih belum ada satupun yang bisa dikonversi menjadi gol hingga menit ke-65. Upaya Ismail Sholeh akhirnya berbuah manis bagi timnya, Laskar Singacala Ayam Sentul, pada menit ke-69. Dia berhasil membobol gawang Mataram. Skor berubah, 1-1.

Penyerang Mataram juga terus merangsek pertahanan PSGC memasuki menit-menit penghujung babak kedua. Upaya yang dibangun Aruna Brama Siwi maupun Muhammad Ridhwan masih belum berhasil membobol gawang PSGC. Hingga menit ke-85, kedudukan masih sama kuat, 1-1.

Tambahan waktu 2 menit pada babak kedua coba terus dimanfaatkan oleh Mataram maupun PSGC untuk menambah torehan gol, hingga babak kedua usai, kedudukan masih sama kuat, 1-1.

Pos terkait