Gali Makam untuk Syarat Ilmu Hitam Pernah Terjadi di Ciamis

oleh -287 views
kuburan dibongkar
kuburan dibongkar

BERITA TASIKMALAYA,JP.COM-Kasus gali kuburan diduga karena ilmu hitam ternyata bukan hanya terjadi di Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Tapi di Kabupaten Ciamis hal serupa pernah terjadi. Pada tahun 2015 kuburan di Desa Jangraga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat rusak, bedanya pelaku saat itu tertanngkap basah mencuri kain kafan. Sasaranya adalah kuburan yang kurang dari 40 hari.

Menurut Uun, sesepuh Desa Jangraga, penganut aliran ilmu hitam sering memburu kain kafan atau jari orang yang meninggal pada Jumat kliwon. Tujuannya, untuk ilmu kekebalan tubuh, pelaris, dan ilmu menghilang. Uun menambahkan, para pemburu jenazah lebih sering mengambil kain kafan dibandingkan jari orang yang meninggal. “Yang diambil itu boeh-nya (kafan),” kata Uun.

Kepala Desa Jangraga Engkos Kosim juga membenarkan kebiasaan warganya yang selalu menjaga kuburan, terlebih kuburan orang yang meninggal pada Jumat kliwon. Namun, menurut Engkos, warga yang meninggal tepat pada Jumat kliwon sangat jarang. Dalam lima tahun terakhir, hanya tiga orang yang meninggal pada hari itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *