Jumlah Janda di Kota Tasikmalaya Naik Tajam, Penyebabnya Selingkuh

  • Whatsapp
janda di tasik

TASIKMALAYA,JP.COM:  Jumlah janda di Kota Tasikmalaya meninkat tajam. Dibandingkan tahun 2018, hingga November ini kasus perceraian yang masuk di Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya meningkat 60 persen. Pada 2018 terdapat 2.113 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya. Sebanyak 1.905 merupakan perkara perceraian, 481 perkara cerai talak dan 1.424 cerai gugat.

“Berdasarkan data yang ada pada kami per bulan bisa mencapai 180 perkara cerai. Contohnya saja pada Obtober 2019 ada 283 perkara yang masuk, 228 merupakan perkara perceraian,” kata Panitera Muda Hukum, Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya, Yayah Yulianti

Muat Lebih

Pengadilan agama Kota Tasikmalaya mencatat tingkat perceraian di “kota santri” itu cukup tinggi. Dalam satu tahun, rata-rata Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya menangangi 2.000 perkara cerai. Bahkan, pada Oktober 2019 terdapat 61 perkara cerai talak dan 167 cerai gugat yang masuk.

baca juga:

Inilah 10 Besar Daerah yang Banyak Jandanya, Kota Tasik Urutan 5

Ia menambahkan, tren perceraian di wilayah itu meningkat setiap tahunnya. Namun, peningkatan itu hanya berkisar 100-200 perkara per tahun. Meski begitu, ia meyakini banyak juga perceraian liar.

Menurut Yayah, banyak faktor yang menyebabkan tingginya perkara cerai yang ditangani Pengadilan Agama. Namun, mayoritas penyebabnya adalah masalah pertengkaran yang terus menerus antara pasangan suami istri.

Penyebab pertengkaran itu, lanjut dia, biasanya diawali oleh faktor ekonomi, kehadiran orang ketiga atau perselingkuhan, tegang tempat, hingga anak bawaan yang tidak cocok. “Masalah ekonomi menempati urutan kedua, disusul dengan suami/istri meninggalkan salah satu pihak,” kata dia.

Yayah mengatakan pasangan yang bercerai rata-rata masih berusia produktif, berkisar antara 20-40 tahun. Sementara yang berusia di atas 40 cenderung sedikir kasusnya.

baca: Ibu Muda Yang Tega Ngubur Bayinya Selingkuh dengan 2 Pria

(irs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Perceraian biasa terjadi karena paktor ekonomi dimana uang susah didapat istri tidak terima suami penghasilan berkurang jadi menurut saya bila perceraian ini bisa dikurangi dengan jalan ya tambah penghasilan darimana saja yang penting halal dan istri di rumah tidak manyun tapi tetap terseyum karena ada uang abang senyum tidak ada uang gue manyun… http://bit.ly/37oY4ci