Komnas Perempuan Komentari Aksi Teror Sperma di Tasikmalaya

  • Whatsapp

JAKARTA,JP.COM:- Wakil Ketua Komnas Perempuan Budi Wahyuni berkomentar soal teror sperma di Tasikmalaya. Dia menilai kelakuan pria tak senonoh itu termasuk dalam bentuk ekshibisionisme yang agresif.

“Aksi kurang pantas ini menunjukkan ada ketidaknormalan, kalau ekshibisionisme biasanya tidak senekat itu, rata-rata mereka duduk di satu tempat orang yang melihat, kalau ini kan mendatangi. Jadi semakin agresif dan lebih aktif bentuknya,” ujar Wahyuni seperti dilansir¬† detikcom, Minggu (17/11/2019).

Muat Lebih

Menurut Wahyuni mengatakan, ekshibisionisme merupakan kelainan seksual dan masuk sebagai bentuk kategori pelecehan seksual. Dia mengatakan, dalam hal ini para pelaku akan merasa puas bila korban merasa takut.

“Pertama itu kan kalau yang mempertunjukkan alat kelamin bagian dari ekshibisionisme, kalau dalam kategori psikologi itu bagian dari sesuatu yang tidak sehat. Kalau itu pasti masuk dalam kategori pelecehan seksual. Di beberapa pengalaman ada satu kepuasan tersendiri buat pelaku kalau kemudian para korban perempuan yang dipertontonkan itu, atau yang disasar untuk dipertontonkan itu merasa ketakutan, jadi fantasi seksualnya bisa diekspresikan dengan seperti itu,” kaya Wahyuni.

“Terkait dengan pelemparan sperma ini memang perkembangannya jadi macam-macam, biasanya ini jadi dibarengin ingin mempertontonkan ada relasi kuasa di situ ‘ini loh aku mampu’, menunjukkan bahwa ini aku punya sperma, aku punya alat kelamin, punya penis. Jadi ada suatu kepuasan sendiri dan kalau korbannya takut itu semakin puas,”¬† pungkasnya. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar