Mengenal Haji Cecep Ruhimat Bos WC yang Sukses Jadi Politisi

  • Whatsapp
haji cecep ruhimat
haji cecep ruhimat (berkumis)

 

TASIK, JP.COM- Haji Cecep Ruhimat atau lebih akrab disapa HCR adalah Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya, namun di kampungnya di Desa Kiarajanggung Kecamatan Sukahening, HCR dikenal sebagai bos WC atau bos toilet. Usaha toilet memang menjadi mata pencaharian warga Kiarajanggung dari 4.128 penduduk yang ada di Desa Kiarajangkung, sekitar 25% bekerja sebagai buruh lepas sebagai penjaga WC.  HCR adalah salah satu pioner pengusaha WC bersama Uju.

Menurut Sekretaris Desa Kiarajangkung Hari Kurniaharja, usaha WC dimulai pada tahun 1980, dikisahkan H Uju bersama HCR merantau ke Jakarta, Awalnya Uju adalah tukang pikul air di sebuah SPBU di kawasan Jakarta Selatan. Dia melihat peluang bisnis saat itu, sebab orang yang keluar masuk WC sangat banyak. Dalam benak Uju saat itu, uang yang mengalir dari orang yang kencing bila dikalikan Rp 1000/orang jumlahnya akan mencapai ratusan atau jutaan rupiah dalam sehari. Keuntungan yang sangat besar.

Dia pun berpikir keras untuk mengambil alihnya dengan cara menyewa. Lalu dia menyewa WC tersebut dan mengelolanya. Kurang lebih satu tahun, ternyata usaha WC yang dikelola Uju sangat bagus. Lalu dia mengajak rekannya Haji Cecep Ruhimat.

H Cecep pun akhirnya memilih mandiri dan menyewanya. Usahanya kian berkembang WC yang dikelolanya tersebar di daerah Jabotabek bahkan sampai di luar Pulau Jawa. Rumah mewah dan kendaraan wah menjadi ciri bahwa HCR sukses bisnis WC. Bahkan rumahnya mirip rumah yang kerap dijadikan shooting sinetron. Ya mirip rumah di film India.

HCR jadi Politisi

Sukses bisnis WC, HCR terjun ke dunia politik. Pada Pemilihan Legislatif 2014 dia mencalonkan diri menjadi anggota Caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra. Dia pun terpilih dengan suara maksimal untuk Dapil Kecamatan Rajapolah, Sukahening dan Ciawi. Selanjutnya HCR terpilih menjadi Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab Tasikmalaya periode 2014-2019.

Pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2015 HCR sempat dijagokan menjadi calon bupati. Bahkanp engamat politik Tasikmalaya Maulana Jannah menilai HCR berpeluang menjadi kuda hitam dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Saat itu juga Uu Ruzhanul Ulum (wagub Jabar) berniat meminang HCR untuk mendampinginya sebagai calon wakil bupati. Alasaannya HCR merupakan salah satu tokoh dari Tasik Utara yang memiliki kemampuan finansial dan punya modal suara bagus. Namun HCR memilih tidak maju dalam Pilkada kab Tasikmalaya 2015. Loyalis Prabowo ini fokus mengurus Partai Gerindra sehingga diamanahi menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya.

HCR Hobi Otomotif

Haji Cecep Ruhimat juga ternyata pehobi otomotif, dia pun membangun Sirkuit Grasstrack HCR di Pasirgede Kecamatan Sukahening. Menurut  HCR sirkuit itu sengaja dibangun sebagai wadah pehobi grasstrack. Sehing­ga, mereka memiliki wadah untuk sarana berlatih dan berlomba yang lebih refresentatif diban­ding di jalanan. “Mu­­dah-mudahan sirkuit ini bisa bermanfaat bagi para pe­hobi otomotif untuk berlatih. Kemudian bisa dijadikan ajang dalam menggali prestasi dan mengharumkan Kabupaten Tasikmalaya di kancah nasional,” tuturnya.(uda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar